Rabu, 30 Juli 2008

Curriculum Vitae



Nama : Ahmad Riskawa
Tempat &Tanggal lahir : Bogor, 2 Januari 1944
Status : Kawin
Pekerjaan : PNS di Unpad
Jabatan : Guru Besar Ilmu Usahatani
Alamat : Jalan Agronomi no 1 Cigadung Bandung 40191
Alamat email : arisriskawa@gmail.com

Kisah Sukses Willy Saelan

Willy Saelan merupakan putra tertua dari Ahmad Saelan lahir sekitar 38 tahun yang lalu. Masa sekolahnya tidak terlalu cemerlang (katanya), selama masa sekolah ia pernah jadi juara kelas hanya satu kali, selebihnya biasa-biasa saja (sekitar 10 besar !). Ketika naik kelas di SMA, ia harus memilih jurusan pasti atau Sosial (IPS), Ia ingat pesan neneknya supaya jadi dokter, makanya ia pilih jurusan biologi, tetapi baru 2 bulan berjalan pindah haluan, masuk ke jurusan sosial sebab cita-citanya ingin jadi diplomat. Semua guru di sekolah tersebut protes dan meminta agar Willy takjadi pindah, sebab katanya untuk jadi diplomat bisa berasal dari IPA, tetapi tekad Willy sudah bulat ia harus pindah ke IPS. Selama di SMA ia sering baca-baca buku di samping buku wajib yang dianjurkan oleh sekolah, juga berorganisasi dan membiasakan membaca dalam bahasa Inggris (ikut kebiasaan ayahnya). Lulus SMA ia masuk Fisip Unpad jurusan hubungan internasional dan dibawah bimbingan Prof. Rusadi Kantraprawira ia menyelesaikan tepat waktu. Kemudian yang bersangkutan masuk ke unilever, dan setelah bekerja beberapa tahun ia dapat beasiswa dari Inggris untuk melanjutkan studi di tingkat master. Ketika ia melapor ke unilever bahwa ia dapat beasiswa dari Inggris, maka komentar pimpinan unilever, silahkan saja tetapi ia harus keluar dari unilever, nanti kalau mau melamar lagi silahkan, tidak juga silahkan . Ayahnya menasehati agar tak usah meneruskan kuliah, toh sudah dapat pekerjaan yang cukup baik, tetapi setelah salat malam, Willy akhirnya memutuskan untuk meneruskan studi. Ayahnya hanya diam saja dan mempersilahkan pilih sendiri, dan risikonya ditanggung sendiri. Singkat cerita ia kuliah dan setelah 18 bulan ia meraih gelar master. Ia datang lagi ke unilever, dan unilever menerima kembali dengan tangan terbuka. Setelah beberapa lama bekerja, ia dapat tawaran dari City bank (di transfer !!), dan menduduki jabatan yg lumayan (sebagi Junior Director of City Bank), orang kedua di bank tersebut. Baru satu tahun bekerja di City Bank ia kembali diminta oleh Unilever untuk pindah lagi dan menduduki jabatan HRD di London (pusat Unilever selain di Amsterdam). Demikianlah kisah saya di unilever, hanya satu catatan yang dapat dikemukakan yaitu kepintaran secara akademis bukan satu-satunya yang harus dikejar, tetapi ada syarat lain yaitu dia harus belajar berorganisasi selama menjadi mahasiswa dan mencari teman bergaul yang baik. Mudah-mudahan dapat menjadi teladan bagi generasi penerus, khususnya adik dan alo-alo yang baik.

Senin, 07 Juli 2008

Foto keluarga

Foto keluarga ini diambil lebaran tahun 2006.

Rabu, 25 Juni 2008

alamat kolega saya

Silahkan mengunjungi blog kolega saya dengan meng-klik nama-nama kolega di bawah ini
-Tarya JS
-Tuti Karyani
-Yayat Sukayat
-Sri Fatimah
-Endah Djuwendah

Rabu, 18 Juni 2008

Semester Alih Tahun di Faperta Unpad

Semester Alih Tahun di Faperta Unpad telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terahir. Dalam pelaksanaannya terdapat pro dan kontra. Bagi yang pro berpendapat bahwa semester alih tahun bagus untuk dilaksanakan, sebab mempunyai beberapa aspek positif diantaranya bagi mahasiswa yang cerdas bisa mempercepat studi antara lain dengan menambah kredit (SKS), memperbaiki nilai sejumlah sks yang diperlukan. Jadi bagi mahasiswa yang ikut semester alih tahun dapat mempercepat waktu studi. Bagi golongan yang kontra berpendapat bahwa semester alih tahun (baca SAT) mempunyai berbagai aspek negatif seperti jual beli angka, dsb. Saya sendiri berpendapat bahwa SAT boleh saja dilaksanakan sepanjang kita dapat meredusir aspek-aspek negatif tersebut, misalnya Fakultas pertanian sebagai lembaga akademis perlu membuat beberapa aturan yang ketat misalnya tidak semua mahasiswa dapat mengikuti SAT, tidak terlalu mahal membayar SKS, mata kuliah yang diambil hanya bernilai D atau E (Fail), SAT harus terjadwal ketat seperti Kuliah semester yang reguler, dsb

Rabu, 11 Juni 2008

Kenaikan BBM terhadap Petani Kecil

Pemerintah telah menaikan BBM sebesar sekitar 24 %. Pemerintah telah memberikan penjelasan bahwa kenaikan ini telah diantisipasi dengan memberikan dana BLT terhadap petani atau rakyat yang berpenghasilan rendah. Mahasiswa memberikan reaksi dengan cara melakukan demo anti kenaikan BBM, demo ini diikuti oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Bahkan demo ini diikuti oleh maraknya penolakan terhadap pemberian BLT, dengan alasan BLT tidak menyelesaikan masalah, bahkan hanya menimbulkan persoalan baru, sebab data yang digunakan pemerintah tidak akurat, tidak mencerminkan keadilan dan menimbulkan korupsi . Petani kecil yang merupakan lapisan mayarakat terendah sangat m,erasakan dampak kenaikan BBM ini. Pendapatan Petani sekarang tidak pernah beranjak naik, bahkan mempunyai kecenderungan yang menurun. Untuk saat ini mereka mempunyai pendapatan Rp 15.000 per hari atau Rp 450.000,00 per bulan atau Rp 5.400.000 per tahun per keluarga atau sekitar Rp 1.080.000 per kapita per tahun atau sekitar 120 $ per paita per tahun. Bila pemerintah meningkatkan BBM sekitar 24 % maka akan terjadi penurun daya beli sebesar 24 % , bahkan lebih besar dari ini. Tentu saja akan menyengsarakan petani. Dengan demikian lapisan masyarakat akan menjadi lebih besar lagi. Ini berararti kebijakan pemerintah saat ini akan lebih menyengsarakan rakyat pada umumnya. Untuk itu saya menganjurkan agar para politisi dan rakyat banyak untuk tidak memilih SBY-JK pada pemilihan prtesiden yang akan datang

Rabu, 21 Mei 2008

tentang saya


Saya lahir di Bogor di tahun yang sama ketika proklamasi kemerdekaan diproklamirkan.